Pakde Adi, Rombong Bakso Aceh Asal Solo: Hidup Ini Harus Naik Kelas


 


Malam mendekati, selesai shalat magrib, saya berkunjung ke satu kuliner bakso asal kota Solo. Saya lihat tempat itu tetap ramai pengunjungnya. Saya mendekati pria paruh baya, yang tetap menyongsong konsumen dengan senyumannya.

Timnas U22 Diharapkan Konsisten Hingga Senior

"Pakde ijek eneng bakso ne? (Masih ada baksonya)?" Bertanya saya dalam Bahasa Jawa. Sejurus selanjutnya sambil buka penutup kuah bakso dijawabnya, :"yo enenglah, ijek akeh tenan iki (ya masih ada, ada banyak ini).


Saya serta Pakde telah terlatih bercakap dengan Bahasa Jawa campur Indonesia. Tidak demikian susah buat saya bicara dalam Bahasa Jawa, sebab saya sempat pelajarinya waktu tinggal di pedalaman Aceh Utara. Bertepatan rumah orang-tua bersisihan dengan masyarakat Transmigran asal pulau Jawa.


Tempat usaha baksonya memiliki ukuran lebar 4 mtr. dengan panjang 16 mtr. per unit ruko. Seperti seperti ruko standard biasanya. Pakde sewa 2 unit ruko yang berdempetan, bila ditotal tempat usaha Pakde berkuran seputar 8 X 16 atau 128 M². Harga sewanya sejumlah Rp.50 Juta pertahun.


"Dahulu belum semaju ini usaha saya" ingat owner gerai bakso itu. Pakde Adi sudah buka usaha baksonya seputar tahun 1978. Sebelumnya dia berjualan keliling, memakai gerobak dari satu tempat ketempat lain.


Baru seputar tahun 2013, Pakde memperlebar upayanya dengan sewa satu muka ruko. Setelah itu, sebab banyak konsumen setia serta omset-pun bertambah. Pakde lalu geser ke tempat lain, tidak jauh dari tempat dahulu, dengan sewa dua ruko.


Bakso ini sangat diketahui se-antero kota Banda Aceh serta Aceh Besar. Konsumen setianya dari beberapa golongan: mahasiwa, ibu-ibu, remaja sampai golongan petinggi kotapun, seringkali mencicip bakso Pakde.


Usaha Bakso ini termasuk juga dalam kelompok UMKM berbasiskan rumah tangga. Usaha kuliner Bakso Pakde Adi, sudah memakai 10 orang. Berarti, seandai ada 10 orang yang buka usaha kelihatannya, maka buka lapangan kerja untuk 100 orang pengangguran di Indonesia.


Gerobak Legend


Salah Satu Menu Mie Bakso Adi, Sumber Photo dimanaja.com


Mengawali usaha seputar 42 tahun yang lalu, dengan memakai gerobak, membuat Pakde jadi penjual Bakso yang benar-benar melegenda di kota Banda Aceh. Gerobak bakso legend punya Pakde memiliki warna biru. Gerobak itu tidak jauh lain dengan gerobak bakso biasanya.


Postingan populer dari blog ini

challenge government actions

How Sam Bankman-Fried built a house of cards

students' university life