Profil P2MKP Dejeefish Kabupaten Sukabumi di Tengah Pandemi Covid-19
P2MKP (Pusat Training Mandiri Kelautan serta Perikanan) Dejeefish ialah instansi training kelautan serta perikanan mandiri yang diputuskan oleh Kepala Tubuh Peningkatan Sumber Daya Manusia Kelautan serta Perikanan (BPSDMKP) Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP), nomor 23/BPSDMKP/P2MKP/P/2011.
| Timnas U22 Diharapkan Konsisten Hingga Senior |
Beberapa training sudah dilaksanakan di P2MKP Dejeefish, baik training budidaya perikanan air tawar, seperti training budidaya ikan lele, gurame, nila, mas, patin, bawal, atau training pemrosesan hasil perikanan (membuat nuget ikan, abon ikan, sosis ikan, kerupuk ikan serta dendeng ikan).
Peserta latihnya tiba dari beberapa daerah Indonesia, seperti Aceh, Medan, Lampung, Riau, Batam, Ambon, Natuna, Balikpapan, Banjarmasin, Bengkulu, Biak, Denpasar, Gorontalo, Jambi, Jayapura, Papua, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Sukabumi , Garut, Tangerang, Kendari, Kupang, Bangka, Belitung, Manado, Makasar, Padang, Palangkaraya, Palembang, Palu, Pekanbaru, Pontianak, Surabaya, Tarakan, Ternate, Timika serta Sampit.
Mengenai cara training direncanakan demikian rupa, dimana perbandingan teori serta praktik sebesar 25 % serta 75 %. Training budidaya perikanan air tawar dikerjakan langsung oleh pelatih yang pakar di bagiannya di tempat pembudidaya.
P2MKP Dejeefish yang diperintah Pak Deni Rusmawan, sempat kerja sama juga dengan Pemerintahan Kerajaan Kelantan Malaysia dalam menyelanggarakan training kewirausahaan budidaya perikanan air tawar. Disamping itu sempat dipilih KKP jadi tempat training internasional yang pesertanya dari negara Malaysia, Fiji serta Kamboja di tahun 2015.
Sampai sekarang ini P2MKP Dejeefish telah melatih seputar 6000 orang dari golongan pembudidaya ikan, pegawai BUMN, pegawai negeri yang akan masuk waktu purna bakti, pegawai swasta, mahasiswa serta pelajar, baik training swadaya (perorangan), training CSR perusahaan, training dinas, magang atau PKL, studi banding serta fisheries edutourism.
P2MKP Dejeefish dibuat serta diadakan oleh aktor usaha yang sukses dalam upayanya. Berikut beberapa macam usaha P2MKP Dejeefish, yakni budidaya ikan air tawar, pemasaran benih serta indukan ikan air tawar bermutu, layanan pengiriman kargo Ikan domestik serta luar negeri, pemasaran perlengkapan serta beberapa obat Perikanan.
KKP membuat Forkom (Komunitas Komunikasi) P2MKP Nasional untuk usaha tingkatkan performa P2MKP. Forkom P2MKP adalah wadah perhimpunan P2MKP yang fokus ekonomi, ilmu dan pengetahuan, sosial serta budaya berkaitan bagian kelautan serta perikanan. P2MKP Dejeefish terhimpun dalam instansi itu, dimana Pak Deni Rusmawan adalah bekas ketua Forkom P2MKP Nasional semasa dua periode.
Lewat Forkom P2MKP Nasional, rasa kesatuan serta semangat solidaritas bertambah, terciptanya jaringan usaha di antara anggota, terjaganya kerja sama dengan beberapa organisasi serta stakeholder dalam atau luar negeri. Ada pengaturan serta kerja sama dengan KKP dalam membuat SDM kelautan serta perikanan.
Disamping itu P2MKP Dejeefish diputuskan untuk Tempat Uji Kapabilitas (TUK) bagian perikanan budidaya serta pemrosesan hasil perikanan oleh Instansi Sertifikasi Karier Kelautan serta Perikanan (LSP-KP) bernomor lisensi LSP-KP.TUK.57.2017. Jumlah asesor 23 orang.
TUK P2MKP Dejeefish siap kerja sama juga dengan pemerintah untuk vendor dalam kenaikan kapabilitas kerja buat siapapun yang tertarik dengan usaha perikanan atau buat pemilik Kartu Prakerja. Ini benar-benar bagus untuk bekal cari pekerjaan, peningkatan diri serta untuk memberi respon efek epidemi covid-19 dengan prioritas buat pekerja/buruh yang diberhentikan atau aktor usaha mikro serta kecil yang terpengaruh penghidupannya.
